LINEOpen

LINE
Enjoy Timeline even more in the app.

Global Navigation

Sebuah laporan yang dirilis oleh lembaga bernama Land Research Center, menyatakan bahwa sekitar 5000 rumah milik warga Palestina, telah digusur dan dihancurkan oleh pemerintah Zionis Israel dengan sistematis sejak tahun 1967. Akibatnya, hampir 400 ribu warga Palestina harus kehilangan tempat mereka tinggal dan menjadi pengungsi.

Mereka yang kehilangan rumahnya, terpaksa tinggal di wilayah Yerusalem Timur. Wilayah yang “dibagi” oleh pemerintah Israel untuk warga Palestina di sana. Sekalipun masih diberikan lahan untuk mereka tinggali, kehidupan warga Palestina di sana tidak serta merta tetap dalam kondisi yang baik.

Blokade yang berdampak pada kondisi perekonomian Palestina, membuat sebagian besar warga Palestina di sana hidup dalam kemiskinan. Mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup lantaran pendapatan yang tidak begitu mencukupi juga cukup tingginya harga bahan kebutuhan pokok di Yerusalem Timur.

InSya Allah ACT akan terus berikhtiar membersamai mereka dengan bantuan-bantuan terbaik yang merupakan amanah dari sahabat kemanusiaan, masyarakat Indonesia.

Yuk, bersama ACT kita bersamai mereka. Silahkan salurkan bantuan terbaikmu melalui
BNI/BNI Syariah 009 611 0239
Mandiri 128 000 4593 338
a.n. Aksi Cepat Tanggap

#SaatnyaKitaSelamatkanPalestina
#IndonesiaSelamatkanPalestina
#KapalKemanusiaanPalestina

  • 152 likes
  • 12 shares

Log in to write a comment

  • 152 likes
  • 12 shares

loading...

close

Tell us why you are sending us this report.

Reporting a chat or post will send the relevant user's info along with your 10 most recent chat messages with them or the post in question.

close

Copy the link below and add it to your website.

By posting embedded content on Timeline, you agree to the Terms and Conditions of Use for Embedding Content on LINE. Terms and Conditions of Use for Embedding Content on LINE